Berpikirlah Sebelum Menolong Teman

Berpikirlah Sebelum Menolong Teman

Berpikirlah Sebelum Menolong Teman – Saat ini sudah semakin banyak orang yang terkena masalah dan membuat banyak orang merasa sangat stress untuk menjalani dan juga menghadapinya. Sebagai sesama teman, sudah sewajarnya kamu saling tolong-menolong, jika salah satu kawanmu meminta bantuan. Namun, sebelum mengulurkan tangan untuk membantunya, ada baiknya kamu pikir dulu paling tidak dua kali, deh apa baik dan buruknya. Bukan perkara pelit atau tidak pelit, tapi kamu juga harus berpikir logis.

 

1. Lihat dulu, apakah dia benar-benar butuh bantuan atau cuma malas saja
Pertama-tama kamu harus lihat dulu duduk permasalahannya seperti apa. Minta temanmu menceritakan persoalannya secara detail. Dari situ, kan kamu dapat blogs mengukur. Kira-kira masalah doi ini berat atau tidak. Jika memang dirasa persoalannya gak seberapa, ada kemungkinan kawanmu hanya malas saja.

Dia gak mau berpikir untuk mencari jalan keluar dan malah pilih cara cepat, yakni minta tolong ke kamu. Sekarang tinggal bagaimana kamu mau menyikapinya, sih. Kalau diberi bantuan bisa saja doi malah jadi keterusan. Tiap ada masalah, baik itu sepele atau berat dia langsung datang ke kamu. Memangnya kamu bersedia direpoti terus-menerus?

2. Dahulukan keluarga yang juga butuh bantuan serupa dibandingkan temanmu ini
Sebelum membantu teman, gak ada salahnya kamu melihat ke orang-orang terdekatmu dulu. Cek, apakah saudaramu atau bahkan ayah-ibumu yang memerlukan bantuan serupa. Bisa jadi, keluargamu saat ini juga sedang membutuhkan uluran tangan. Misalnya, mereka perlu uang untuk biaya sehari-hari, karena ayahmu baru saja kehilangan pekerjaannya.

Sebagai anak kandung, sudah sewajarnya kamu memberikan bantuan ke mereka, dong. Memang saat ini kawanmu juga perlu pinjaman dana, tapi kedua orangtuamu lebih berhak dibantu, lho. Mungkin kamu bisa menyarankan doi untuk minta bantuan ke orangtua atau teman-teman yang lain.

3. Pertimbangkan pula kondisimu sendiri, kamu lagi kesulitan juga apa gak?
Tak hanya memastikan keadaan keluargamu sebelum membantu teman, kamu juga perlu memikirkan diri sendiri. Ukur apakah saat ini kondisimu lagi baik-baik saja apa tidak. Jika memang sedang ada masalah pelik, ya gak salah kalau kamu menolak membantu temanmu ini.

Lebih penting mengurusi masalahmu sendiri dulu, dong. Tidak berarti mau bersikap egois, ya. Bayangkan kalau kamu tetap nekat membantu temanmu ini, sementara diri sendiri juga lagi butuh bantuan. Bukannya kedua masalah kelar, yang ada beban pikiranmu jadi makin berat, tuh.